Untuk Temanku

Aku sedang menyukai memikirkan beberapa hal yang sedang kumiliki di dunia ini agar aku bisa bersyukur. Lalu aku memikirkan tentang beberapa kisah manis antara aku dan teman-temanku. Lalu aku memikirkan tentang apa yang telah kuberi pada mereka, dan apa yang telah mereka beri padaku. Lalu pikiran-pikiran yang muncul menggiringku pada sebuah kebersyukuran, tentang betapa hebatnya mereka para komradeku, dan betapa beruntungnya aku memilikinya.

Cinta, tawa, kesetiaan, dukungan, nasihat, pertolongan, kepercayaan, keteguhan, pertalian, kejujuran, penerimaan, pemaafan, dan kasih. Seseorang untuk berbagai setiap hal kecil yang ada di dunia. Ah, hal besar juga!

Mereka menceburkan diri pada hal remeh temeh yang dimiliki orang lain, suka rela. Dan dengan itu mereka dan aku mengenal lebih dalam dan lebih dalam lagi. Oh, betapa perkawanan adalah sebuah keistimewaan.

Persahabatan adalah keistimewaan. Ia tak bisa dipaksa, tak bisa pula didesak. Ia harus dibiarkan tumbuh sejalan dengan waktu yang membesarkannya. Beberapa persahabatan membutuhkan banyak tahun untuk membuatnya besar dan kokoh, banyak yang tidak. Persahabatan adalah seni. Ia harus terus berlatih sebelum ia menjadi sempurna.

Aku memiliki banyak teman di hidupku. Beberapa masuk dan keluar, beberapa ada di sisiku dari masa yang tak lagi kuingat tepatnya. Mereka telah mengajariku sesuatu. Mereka menginspirasiku. Aku mengagumi kebaikan mereka dan melupakan kelemahan mereka. Karena mereka pun begitu padaku. Kepercayaanku terhadap kebaikan manusia tumbuh besar karena adanya mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s